Sekolah Rakyat Tanjungpinang Siap Beroperasi Tahun Ajaran 2025/2026

2 weeks ago 29
sekolah rakyat tanjungpinangWali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

AlurNews.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang memastikan program rintisan Sekolah Rakyat akan mulai berjalan pada tahun ajaran baru 2025/2026.

Sekolah berasrama ini sepenuhnya gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang terdaftar di Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 dan 2.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan proses penerimaan siswa sudah berlangsung sejak awal Agustus. Untuk tingkat SD, kuota dua rombongan belajar dengan total 50 siswa telah terpenuhi.

Tingkat SMP juga memenuhi target 25 siswa, sedangkan SMA masih kurang empat dari kuota 25 siswa akibat calon mengundurkan diri dan tidak lolos verifikasi.

“InsyaAllah akan terpenuhi. Ini satu-satunya sekolah negeri berasrama yang benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu,” ujarnya, Senin (11/8/2025) dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.

Lis menjelaskan, program ini merupakan inisiatif nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Berbeda dengan sekolah berasrama di bawah kementerian tertentu, Sekolah Rakyat bersifat umum dan membuka jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Seluruh kebutuhan siswa — mulai pendidikan, akomodasi, perlengkapan belajar, hingga layanan kesehatan akan ditanggung negara. Lokasi permanen sekolah berada di Jalan Raya Bukit Manuk, dekat Quran Center.

Sambil menunggu pembangunan gedung baru, proses belajar akan menggunakan bekas SMPN 15 yang sedang direnovasi menjadi asrama putra dan putri. Renovasi ditargetkan rampung September.

Pemko berharap program ini dapat menampung ribuan anak dari keluarga miskin di Tanjungpinang. Berdasarkan data, ada lebih dari 9.000 anak yang membutuhkan perhatian khusus di bidang pendidikan.

Lis mengimbau warga yang memenuhi syarat untuk mendaftar karena jalur pendidikan ini dirancang berkesinambungan dari SD hingga SMA.

Metode pembelajaran Sekolah Rakyat akan berbasis akhlak, kewirausahaan, dan digitalisasi. Setiap siswa akan dibekali laptop, dan sistem asrama diharapkan membuat mereka fokus belajar tanpa terbebani biaya.

“Harapan kita, program ini melahirkan generasi emas yang berakhlak baik, mandiri, dan siap bersaing,” kata Lis. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |