
AlurNews.com – Satu korban selamat dalam kebakaran di kapal tanker MV Federal II yang tengah docking di PT ASL Shipyard Indonesia, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (24/6/2025) kemarin, kini telah dipulangkan ke kediamannya setelah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Mutiara Aini, Batuaji.
Sementara satu korban lainnya atas nama Upik Hidayat yang juga dirawat di rumah sakit tersebut, kini telah dipindahkan ke unit ICU Rumah Sakit Elisabeth Batam.
“Untuk satu korban selamat dengan luka ringan atas nama Alatas Silaban sudah dipulangkan karena kondisi sudah membaik. Satu rekannya atas nama Upik, dari rekomendasi tim medis sudah dipindahkan ke ICU RS Elisabeth,” ujar Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (25/6/2025) sore.
Tidak hanya itu, tiga korban lainnya atas nama Amel Rivensky Gembiran Nababan (25), Benni Silaban (28), dan Rekki Harianto Butarbutar (25) hingga saat ini masih mendapat perawatan di unit ICU Rumah Sakit Graha Hermin, Batuaji.
AKP Raden juga menyebut keempat korban yang masih mendapat perawatan, mendapat luka bakar yang cukup serius. Walau demikian, pihaknya menyebut belum dapat memberi keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan tim medis.
“Kita sudah pastikan semua. Luka bakar cukup parah. Belum ada keterangan berapa persennya,” jelasnya.
Hal senada juga dilontarkan nya saat ditanyakan mengenai hasil penyelidikan sementara terkait penyebab kebakaran di kapal tanker MV Federal II. Pihaknya kembali menyebut bahwa pemeriksaan akan dilakukan oleh Polresta Barelang.
Sementara itu, dari data yang berhasil dihimpun, kebakaran dan ledakan di atas kapal terjadi saat para pekerja tengah melakukan perbaikan di bagian tangki kapal tanker pengangkut CPO.
“Untuk penyebab, penyelidikan laporan ada di Polres. Jadi yang mendalami penyebab juga Polresta, saksi juga juga dari Polresta,” jelasnya.
Hingga saat ini, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin masih belum menanggapi pertanyaan yang telah dikirimkan melalui aplikasi pesan WhatsApp, dan menanggapi konfirmasi yang dilakukan melalui sambungan telepon. (Nando)