Polisi, Anggota Dewan hingga Ojol di Karimun Doa Bersama untuk Korban Kericuhan Affan Kurniawan

9 hours ago 7
Polres) Karimun menggelar doa bersama untuk pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang meninggal dunia usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat kericuhan di Jakarta. (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Kepolisian Resor (Polres) Karimun menggelar doa bersama untuk pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang meninggal dunia usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat kericuhan di Jakarta.

Tak sendirian dalam kegiatan itu, Polres Karimun turut mengajak anggota DPRD Karimun, mahasiswa hingga perwakilan ojol di Karimun untuk memanjatkan doa.

Kapolres Karimun, AKBP Robby Topan Manusiwa menyampaikan permohonan maaf dan rasa dukacita yang mendalam atas berpulangnya Affan Kurniawan dalam insiden demo tersebut.

“Atas nama pribadi dan institusi Polri, kami mengucapkan berbelasungkawa atas meninggalnya rekan ojol, saudara Affan yang menjadi korban kericuhan di Jakarta baru-baru ini,” ungkap Kapolres, Sabtu (30/8/2025) siang.

Dikatakan dia, melalui amanat Kapolri, bahwa Kepolisian akan mengawal kasus ini dengan ketat dan transparan sesuai dengan hukum berlaku serta tidak akan melindungi para pelaku yang terlibat.

Disamping itu, Kapolres juga menyebut situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Karimun kondusif. Dia berharap masyarakat tidak terprovokasi dengan kejadian yang terjadi saat ini.

“Sampai dengan saat ini situasi kamtibmas di Kabupaten Karimun masih dalam keadaan kondusif dan aman. Kami mengimbau masyarakat agar tak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ucap dia.

Sementara itu, perwakilan ojek online di Karimun, Robby Hartanto, mengatakan pihaknya akan mengawal proses hukum demi keadilan untuk rekan seprofesinya, Affan Kurniawan.

“Ada empat tuntutan yang kami sampaikan, salah satunya memberikan sanksi atau hukuman yang berlaku terhadap tujuh oknum Brimob tersebut,” kata Robby.

Selain itu, mereka meminta agar Polri dapat memberikan keadilan serta tanggung jawab terhadap keluarga Affan Kurniawan, mengingat korban adalah tulang punggung keluarga.

“Kita tau almarhum ini adalah tulang punggung keluarga, saat kejadian naas itu korban sedang bertugas mengantarkan orderan. Untuk itu kami meminta Polri bertanggung jawab penuh kepada keluarga yang ditinggalkan,” pungkasnya.

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |