AlurNews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri menyebut belum ada penolakan dari masyarakat Kepulauan Riau, paska rencana penetapan Pulau Galang, Batam sebagai lokasi evakuasi sementara bagi 2.000 warga Gaza Palestina.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepri, Hendri Kurniadi juga menegaskan bahwa tindakan Pemerintah bukan bagian dari pelemahan perjuangan warga Palestina. Hal ini diungkapkan nya melihat adanya opini yang berkembang di masyarakat.
“Kami tetap pada prinsip Palestina harus menjadi negara yang mandiri. Bentuk perjuangan itu banyak, adapun bantuan yang diberikan bukan bagian pelemahan bagi warga Palestina,” jelasnya melalui sambungan telepon, Sabtu (9/8/2025).
Hendri memastikan, dukungan bahwa Pemprov Kepri hingga saat ini memiliki visi dengan masyarakat Kepri, yang terus mendukung perjuangan bagi warga Gaza.
Hendri menyebut bentuk dukungan yang terus mengalir juga tampak dalam penggalangan dana, yang dilakukan Pemprov Kepri dalam dua pekan lalu.
Walau demikian, Pemprov Kepri yang saat ini tengah menunggu petunjuk teknis (juknis) terkait kedatangan warga Gaza. Pihaknya juga meminta agar Pemerintah Pusat, juga dapat memberi kepastian dari juknis terkait pemulangan warga Gaza yang telah diobati di RSKI Galang.
“Pusat juga memastikan bahwa setelah sembuh mereka akan kembali kesana. Tapi kembali lagi kami menunggu teknis nya, biaya pemulangan, pakai pesawat apa itu nanti Kementerian yang akan bicara. Kami tetap sama dengan prinsip indonesia agar Palestina menjadi suatu negara yg mandiri,” ujarnya.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri), mengaku siap menjadi tuan rumah sebagai lokasi pengobatan bagi warga Gaza Palestina yang menjadi korban perang. Namun saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Pemerintah Pusat.
“Gubernur sudah memberi instruksi bahwa siap menjalankan misi kemanusiaan yang dicanangkan Pemerintah Pusat. Saat ini kami masih tunggu petunjuk teknis,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (8/8/2025) kemarin.
Terkait petunjuk teknis yang dimaksud, Hendri menyebut hal ini berupa teknis penyambutan dan pemeriksaan dokumen warga Gaza yang akan tiba di Batam. Serta fasilitas yang harus disediakan oleh Pemprov Kepri selama warga Gaza berada di RSKI Galang.
Hendri menyebut, saat ini pihaknya juga belum memiliki informasi lebih lanjut mengenai pihak yang menjadi penanggungjawab terhadap warga Gaza selama di RSKI Galang, Batam, Kepulauan Riau. (Nando)