Ketua Umum Appeknas Fandy Iood Tandatangani MoU Strategis dengan Polibatam

1 week ago 23
Ketua Umum DPN Appeknas, Fandy Iood, bersama Direktur Politeknik Negeri Batam, Bambang Hendrawan melakukan penandatanganan MoU, Rabu (20/8/2025). (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Polibatam-Industry Festival Plus (PIN FEST+) 2025 menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan vokasi dan industri jasa konstruksi. Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPN Appeknas, Fandy Iood, bersama Direktur Politeknik Negeri Batam, Bambang Hendrawan.

Dalam kegiatan tahunan yang digelar Politeknik Negeri Batam ini, Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor dan Konstruksi Nasional (DPN Appeknas) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).

Menurut Direktur Polibatam, Bambang Hendrawan, kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat pendidikan vokasi agar lebih adaptif terhadap kebutuhan nyata dunia usaha dan dunia kerja (DUDI).

“Pendidikan vokasi harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman yang sangat cepat. Salah satu strategi yang kami dorong adalah implementasi RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau), serta pengembangan program Sarjana Terapan dan Magister Terapan,” jelasnya, Rabu (20/8/2025).

Ia menambahkan, Polibatam tengah mengembangkan platform pendidikan alternatif yang memungkinkan masyarakat maupun tenaga kerja memperoleh pengakuan kompetensi tanpa harus menempuh jalur pendidikan formal secara penuh.

“Platform ini akan terhubung dengan lembaga-lembaga pelatihan khusus, sehingga tenaga kerja yang tidak masuk melalui jalur formal tetap memiliki kesempatan memperoleh sertifikasi dan akses cepat ke dunia kerja konstruksi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Appeknas, Fandy Iood, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Polibatam untuk menjalin sinergi. Kerja sama ini adalah langkah konkret dalam mencetak tenaga kerja terampil yang tidak hanya menguasai kompetensi teknis konstruksi, tetapi juga memahami kebutuhan lapangan secara nyata.

“Appeknas ingin berperan aktif sebagai motor penggerak pembangunan SDM industri konstruksi di Indonesia,” tegas Fandy.

MoU tersebut diharapkan tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga menjadi landasan kuat dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang lebih adaptif, responsif, dan relevan dengan tantangan jasa konstruksi nasional.

Dengan adanya sinergi antara Politeknik Negeri Batam dan Appeknas, PIN FEST+ 2025 tidak hanya menjadi ajang apresiasi dan pameran inovasi mahasiswa, tetapi juga pijakan awal menuju kolaborasi berkelanjutan antara pendidikan vokasi dan industri konstruksi nasional.

“Kolaborasi ini mencerminkan implementasi nyata dari konsep triple helix collaboration: akademisi, industri, dan asosiasi badan usaha. Bersama-sama kita mendorong lahirnya SDM unggul dunia konstruksi demi Indonesia Emas 2045,” ujarnya. (Nando)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |