Hipertensi dan Diabetes Dominasi Hasil Cek Kesehatan di Tanjungpinang

6 hours ago 14
Pemeriksaan Kesehatan GratisIlustrasi. Pemeriksaan kesehatan. Foto: Pixabay

AlurNews.com – Hipertensi dan diabetes melitus menjadi penyakit yang paling banyak ditemukan dalam program cek kesehatan gratis yang digelar Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Untuk meningkatkan deteksi dini, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB (Dinkesdalduk KB) terus memperluas layanan hingga ke pusat-pusat aktivitas masyarakat.

Salah satu layanan pemeriksaan kesehatan gratis dibuka saat kegiatan senam bersama dan perayaan ulang tahun Aparatur Sipil Negara (ASN) Juni 2026 di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Kamis (25/6/2026).

Kepala Dinkesdalduk KB Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan mendeteksi penyakit sejak dini sebelum berkembang menjadi lebih serius.

“Program cek kesehatan gratis ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini penyakit yang mungkin dialami masyarakat,” ujarnya, dikutip dari Tanjungpinangkota.go.id.

Menurut Rustam, pemerintah terus mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan membuka pemeriksaan di berbagai lokasi kegiatan publik. Langkah itu dilakukan agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.

Selain pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, layanan tersebut juga mencakup skrining tuberkulosis (TBC) serta deteksi dini sejumlah jenis kanker. Untuk perempuan dilakukan pemeriksaan kanker payudara dan kanker serviks, sementara laki-laki mendapat skrining kanker sesuai kelompok usia.

“Saat ini penyakit yang paling banyak ditemukan adalah hipertensi dan diabetes,” kata Rustam.

Ia menilai kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin masih perlu ditingkatkan. Banyak warga baru memeriksakan kondisi kesehatannya setelah penyakit memasuki tahap yang lebih berat.

Karena itu, Dinkesdalduk KB mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang disediakan pemerintah sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit.

“Jangan menunggu sakit atau kondisinya sudah parah,” kata dia. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |