Ilustrasi. Sanggar Tari Laksemana Pekanbaru tampil dalam salah satu kegiatan beberapa waktu lalu. Foto: Instagram/Yayasan Laksemana.AlurNews.com – Yayasan Pelatihan Tari (YPT) Laksemana Pekanbaru dipastikan menjadi salah satu penampil dalam Kenduri Seni Melayu (KSM) 2026 yang akan digelar di Dataran Engku Putri, Batam Centre, pada 2–5 Juli mendatang.
Kehadiran sanggar seni asal Riau yang telah berdiri sejak 1984 itu menambah deretan pengisi acara dari berbagai daerah dan negara serumpun yang akan tampil pada perhelatan budaya tahunan tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan YPT Laksemana memiliki rekam jejak panjang dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya Melayu.
“Laksemana merupakan salah satu lembaga seni yang memiliki rekam jejak panjang dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya Melayu,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Menurut dia, keikutsertaan Laksemana menunjukkan Kenduri Seni Melayu telah berkembang menjadi ruang pertemuan budaya yang mempererat hubungan antardaerah sekaligus memperkuat identitas Melayu di kawasan.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kota Batam, Samson Rambah Pasir, menyebut pemilihan Laksemana didasarkan pada konsistensi sanggar tersebut dalam mengembangkan seni pertunjukan Melayu selama lebih dari empat dekade.
Ia menilai Laksemana berhasil menghadirkan pertunjukan yang tetap berakar pada tradisi, namun mampu dikemas menarik dan relevan dengan perkembangan zaman. Kehadiran mereka juga diharapkan menjadi inspirasi bagi sanggar-sanggar seni di Batam untuk terus berkarya.
Selain Laksemana, KSM 2026 juga akan menghadirkan sejumlah seniman dan kelompok seni dari berbagai daerah di Indonesia serta negara-negara serumpun. Event yang memasuki penyelenggaraan ke-27 ini menjadi salah satu agenda budaya unggulan Kota Batam dan masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.
Selama empat hari pelaksanaan, masyarakat tidak hanya disuguhkan pertunjukan seni Melayu, tetapi juga berbagai kegiatan budaya, bazar UMKM, permainan tradisional, dan kuliner khas Melayu. (red)

5 hours ago
3

















































