AlurNews.com – Sebanyak lima korban selamat yang merupakan korban kebakaran di PT ASL Shipyard Indonesia, Batam, Kepulauan Riau hingga saat ini masih menjalani perawatan di dua rumah sakit berbeda.
Adapun tiga korban dengan luka berat atas nama Amel Rivensky Gembiran Nababan (25), warga Perum Oase, Batuaji, Benni Silaban (28) warga Bukit Rindang, Batuaji, dan Rekki Harianto Butarbutar (25), warga Komplek Kwartakarsa Perdana, Lubukbaja hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Graha Hermin, Batuaji.
Sementara itu, dua korban lainnya atas nama Alatas Silaban yang mengalami luka ringan, dan Upik Hidayat yang mengalami luka berat kini masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Aini, Batuaji.
Sementara itu, untuk korban yang dinyatakan meninggal dunia diantaranya Gunawan, Hermansyah Putra, dan Berkat Setiawan Gulo, serta Januaris yang dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit.
“Lima korban masih dirawat di Rumah Sakit hingga saat ini,” jelas Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang melalui aplikasi pesan singkat, Rabu (25/6/2025).
Sementara untuk lokasi kejadian kapal terbakar di PT ASL Shipyard Tanjunguncang, pihak Kepolisian masih melakukan pengamanan di lokasi.
“Penyelidikan lebih lanjut dilakukan Polresta Barelang. Kami sifatnya membantu untuk penanganan pertama,” jelasnya.
Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, menyebut kebakaran terjadi di kapal tanker Federal II yang tengah docking di PT ASL Shipyard Indonesia.
Kebakaran sendiri dilaporkan sekitar pukul 14.15 WIB, hingga saat ini proses pemadaman api sendiri masih terus berlangsung.
“Kebakaran terjadi di salah satu kapal yang tengah docking. Lima pekerja terkena dampak dari kebakaran yang terjadi, dan saat ini sudah dilarikan ke rumah sakit,” jelasnya.
Walau demikian, pihaknya menyebut belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut, terkait kronologi kebakaran yang terjadi. (ib)