Deretan Capaian Pemprov Kepri, Kado HUT RI ke-80 untuk Masyarakat

1 week ago 31
capaian kepriGubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura. Foto: Diskominfo Kepri

AlurNews.com – Memasuki peringatan 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menghadirkan sejumlah capaian penting bagi masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, berbagai terobosan infrastruktur, pelayanan publik, hingga perlindungan sosial berhasil diwujudkan.

Capaian tersebut menjadi bukti keseriusan Pemprov Kepri dalam mendorong pemerataan pembangunan sekaligus mendukung program strategis nasional di era Presiden Prabowo Subianto. Dilansir laman resmi Pemprov Kepri, ini sederet pencapaian yang telah dirain di masa kepemimpinan Ansar-Nyanyang.

Listrik 24 Jam di Seluruh Ibu Kota Kecamatan

Agustus 2025 menjadi tonggak sejarah baru: seluruh ibu kota kecamatan di Kepulauan Riau resmi teraliri listrik selama 24 jam penuh. Peresmian terakhir dilakukan di Pulau Panjang, Natuna, yang menandai berakhirnya era listrik paruh waktu di Kepri.

“Listrik adalah nyawa pembangunan. Dengan listrik 24 jam, aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik bisa berjalan optimal,” ujar Gubernur Ansar Ahmad.

Kini, 70 kecamatan di Kepri menikmati listrik sepanjang waktu, dengan rasio elektrifikasi yang sudah mencapai 99,10 persen. Program “Kepri Terang” ditargetkan tuntas pada 2027.

Menuju Kepri Bebas Sinyal Lemah

Selain listrik, Pemprov Kepri juga serius mempercepat pemerataan akses digital. Hingga Juli 2025, terdapat 149 titik dengan kategori lemah sinyal dan blankspot. Pemprov bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta BAKTI Komdigi menyiapkan penambahan Base Transceiver Station (BTS) di sejumlah wilayah.

Langkah ini diharapkan menjadikan Kepri semakin bebas dari keterisolasian digital.

5 Besar Nasional Program MBG

Kepri juga menorehkan prestasi di bidang pelayanan gizi. Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai 23 persen dari total target 516.419 orang—jauh di atas capaian nasional yang baru 9 persen. Kepri pun masuk dalam lima besar nasional.

Saat ini, sudah ada 127 unit Dapur MBG yang aktif di berbagai daerah.

Status Internasional Bandara RHF

Capaian lain yang patut dicatat adalah kembalinya status internasional Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang. Melalui Keputusan Menteri Perhubungan No. 37/2025, bandara ini kembali berfungsi sebagai pintu masuk internasional. Keputusan tersebut diyakini akan memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Kopdes Merah Putih Percontohan Nasional

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Kuala Sempang, Bintan, terpilih sebagai salah satu dari 103 koperasi percontohan nasional. Kopdes ini dinilai memiliki ekosistem modern berbasis kolaborasi, dan menjadi kebanggaan Kepri di tingkat nasional.

Penataan Pulau Penyengat

Pulau Penyengat, ikon budaya Melayu, terus dipercantik. Tahun 2025 ini, Pemprov Kepri melanjutkan tahap ketiga penataan kawasan yang mencakup pembangunan lanskap, ruang cerita, galeri seni, hingga penataan jalan sepanjang dua kilometer. Penataan ini diharapkan memperkuat posisi Penyengat sebagai pusat peradaban Melayu.

Perlindungan Nelayan dan Petani

Pemprov Kepri juga memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja informal. Program BPJS Ketenagakerjaan kini telah mengkaver 31.304 nelayan dan 9.200 petani, dengan anggaran Rp6,31 miliar.

Gubernur Ansar Ahmad menegaskan, program ini adalah wujud kehadiran negara dalam memberi rasa aman bagi nelayan dan petani.

Sekdaprov Adi Prihantara menambahkan, capaian ini merupakan hasil kerja bersama.

“Semoga Provinsi Kepulauan Riau semakin baik dan sejahtera. Selamat HUT RI ke-80, mari terus bersatu dan maju,” ujarnya. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |