Capaian MBG Kepri Lampaui Rata-rata Nasional, Sudah Sentuh 23 Persen

2 weeks ago 23
capaian mbg kepriUji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) nasional mulai dilaksanakan, Senin (6/1/2024). Satu di antaranya Sekolah Dasar Negeri (SDN) 010 Bengkong. (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat capaian 23 persen dari total target 516.419 penerima. Angka ini jauh di atas rata-rata nasional yang baru mencapai 9 persen.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan capaian tersebut saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Program MBG di Ruang Kerja Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (13/8/2025).

“Kita masuk lima besar nasional. Ini capaian yang patut disyukuri, tapi juga menjadi tantangan agar terus meningkat,” kata Ansar, dikutip dari laman resmi Pemprov Kepri.

Ia menekankan, kunci keberhasilan program MBG adalah koordinasi lintas sektor dan pemetaan akurat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Saat ini, Kepri baru memiliki 127 unit SPPG dari total kebutuhan 253 unit, yang terdiri dari SPPG mandiri, usulan Badan Gizi Nasional (BGN), dan usulan Badan Intelijen Negara (BIN).

Ansar menilai keberadaan SPPG krusial untuk memastikan distribusi makanan bergizi merata, khususnya di wilayah 3T dan pulau terdepan. Model dapur SPPG khusus dinilai paling tepat untuk daerah kepulauan.

“Kita tidak boleh membiarkan ada anak-anak di pulau yang luput dari program ini. Untuk wilayah pulau, pemerintah akan mengambil peran penuh karena biaya per makan lebih besar dibanding perkotaan,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemanfaatan pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan MBG, sehingga manfaatnya kembali kepada masyarakat.

Pemprov Kepri, lanjutnya, telah menerbitkan SK Gubernur tentang Pokja Percepatan MBG, menyediakan lahan pemerintah untuk pembangunan SPPG, serta menjalin kemitraan dengan TNI, PKK, komite sekolah, dan koperasi.

Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, yang juga Ketua Pokja MBG Kepri, diminta segera membentuk kantor sekretariat sebagai pusat koordinasi lintas sektor.

“Semangat kolaborasi harus dijaga. Jangan sampai ada anak di pulau yang tidak tersentuh MBG. Ini investasi untuk masa depan generasi Kepri,” kata Ansar. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |