1.039 Siswa Belum Tertampung dalam SPMB 2025, Akan Dialihkan ke Sekolah Lain

1 month ago 42
spmb 2025Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto. Foto: AlurNews.com

AlurNews.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam mengumumkan 1.039 siswa belum tertampung di sekolah negeri, dalam SPMB SMP tahun 2025/2026.

Disdik Batam saat ini merencanakan para siswa yang belum tertampung akan dialihkan ke sekolah lain yang masih memiliki kuota kosong.

Berdasarkan data Disdik Batam, kuota sekolah yang masih memiliki kuota dalam penerimaan siswa baru sebanyak 38 sekolah dari total 45 sekolah yang berada di Batam, Kepulauan Riau.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, menjelaskan untuk SPMB SMP tahun ini, ada dua keputusan teknis Pemerintah Kota Batam tentang petunjuk pelaksanaan dan rencana daya tampung, yang mengacu pada Permendikbudristek Nomor 3 Tahun 2025.

“Berdasarkan data, kuota sekolah yang masih ada kuota sebanyak 38 sekolah masih punya kuota dari 45 sekolah di pulau Batam. Nanti yang belum tertampung akan kita sebarkan ke sekolah yang kuota nya masih kosong,” jelasnya saat dikonfirmasi langsung, Rabu (27/6/2025) sore.

Dari sisa kuota ini, Tri menyebut Rencana Daya Tampung (RDT) tingkat SMP Negeri di Kota Batam sebanyak 15.039 kursi, dengan jumlah pendaftar 12.238 siswa, dan total yang diterima berjumlah 12.065 siswa.

Hingga saat ini Disdik Batam juga telah menerima 995 laporan pengaduan, yang 778 pengaduan merupakan telah mendaftar sebelumnya dalam aplikasi SPMB, dan 217 hanya mengisi form tanpa mendaftar aplikasi SPMB Batam.

“Untuk yang tidak lolos ini masih punya kesempatan, namun penempatan ditentukan oleh Disdik. Kami upayakan semua tetap bersekolah di sekolah tempat mereka berdomisili. Namun itu tergantung dari orangtua apakah bersedia atau tidak. Karena tidak bisa dipaksakan di sekolah yang telah penuh,” jelasnya.

Selama SPMB 2025, Disdik Batam mencatat permasalahan terbanyak adalah terkait domisili yang kurang dari satu tahun, sehingga otomatis tertolak di sistem.

“Namun mereka masih memiliki kesempatan kedua untuk kembali dipanggil oleh sekolah yang masih memiliki kuota, ini khusus bagi mereka yang sudah menyelesaikan pendaftaran,” jelasnya. (nando)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |