AlurNews.com – Event olahraga tarung bebas Ryu Crazy Night siap digelar di Infinity Beach Club, Bengkong, Batam. Mengusung konsep perebutan sabuk juara, ajang ini mempertemukan petarung lokal dengan petarung internasional dari Malaysia, Ghana, dan sejumlah daerah di Indonesia.
CEO Ryu Crazy Night, Farid Irfan, mengatakan bahwa kejuaraan ini dirancang untuk menjadi panggung bertaraf internasional bagi para atlet bela diri dari berbagai disiplin.
“Kami ingin memberikan ruang kepada semua petarung dari berbagai disiplin untuk unjuk kemampuan. Ini juga bagian dari upaya membuka pasar lebih luas, khususnya di luar Kepri,” ujar Farid, Sabtu (3/5/2025).
Sebanyak 16 petarung akan berlaga dalam delapan partai pertarungan, yang terbagi ke dalam tiga kategori utama: boxing, kickboxing, dan MMA. Seluruh pertandingan akan berlangsung di bawah regulasi ISKA (International Sport Karate Association), yang menaungi berbagai cabang seperti muaythai dan tarung bebas.
Yang menarik, seluruh partai akan berlangsung tanpa pembagian kelas berat secara ketat. Mayoritas petarung memiliki berat badan antara 50–60 kg, dan pertandingan akan digelar dengan aturan profesional (pro rules), yang memberikan fleksibilitas lebih dalam penyesuaian berat.
“Acara ini menampilkan 16 petarung, dan sejauh ini semuanya masih siap bertanding. Salah satu petarung dari Singapura batal hadir,” jelas Farid.
Tak hanya soal pertarungan, ajang ini juga menawarkan sisi hiburan unik. Ring pertarungan dibangun di atas kolam renang, menghadirkan pengalaman outdoor yang disebut-sebut sebagai konsep pertama di Kepri, bahkan di Indonesia.
“Ini bukan hanya sekadar pertarungan, tapi juga upaya untuk menciptakan event olahraga yang bernilai pariwisata. Kami berharap Ryu Crazy Night bisa menjadi magnet baru bagi wisata olahraga di Batam dan Kepri,” ujar Farid.
Selain sebagai wadah adu kemampuan, event ini diharapkan menjadi pemantik berkembangnya olahraga MMA dan tarung bebas di Indonesia, yang hingga kini masih minim panggung kompetisi reguler. (nando)