Pemusnahan 2,1 Ton Sabu Diikuti Masyarakat Batam, BNN Lakukan Pemusnahan di Dua Lokasi

2 months ago 41
Ratusan masyarakat Kota Batam hadir di pemusnahan 2,1 ton narkotika jenis sabu di Dataran Engku Putri, Batam Center yang digelar BNN RI, Kamis (12/6/2025) siang. (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Ratusan masyarakat Kota Batam, Kepulauan Riau mengikuti prosesi pemusnahan 2,1 ton narkotika jenis sabu di Dataran Engku Putri, Batam Center yang dilaksanakan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Kamis (12/6/2025) siang.

Diselingi dengan pesta rakyat yang menghadirkan artis ibukota dan UMKM, prosesi pemusnahan dimulai dengan jalan sehat, Kamis (12/6/2025) pagi dan dilanjutkan dengan prosesi pemusnahan yang disaksikan oleh Kemenko Polkam RI, Budi Gunawan.

Kepala BNN RI, Komjen Marthinus Hukom menjelaskan tidak hanya dilaksanakan di Dataran Engku Putri dan disaksikan langsung oleh masyarakat. Proses pemusnahan lanjutan akan kembali dilakukan di Desa Air Cargo, perusahaan yang memiliki layanan pengolahan limbah di Kota Batam.

“Untuk barang bukti yang kita saksikan disini tidak dapat langsung dimusnahkan semua dengan dua mesin insenerator yang ada saat ini,” jelas Marthinus, Kamis (12/6/2025).

Martinus menjelaskan, untuk satu mesin insenerator yang dimiliki oleh BNNP Kepri, hanya mampu memusnahkan barang bukti sebanyak 2 kilogram. Dimana pihak BNNP Kepri selaku penyelenggara, juga meminjam insenerator milik BNNP Riau.

Untuk itu, Marthinus menjelaskan akan menggunakan mesin pemusnah limbah yang dimiliki PT Desa Air Cargo yang memiliki kapasitas lebih besar sehingga mempercepat pemusnahan seluruh barang bukti.

Tidak hanya itu, sebelum melakukan pemusnahan penyelenggara juga mengundang enam orang perwakilan masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat hingga awak media yang ada di lokasi.

“Kalau pakai dua mesin insenerator dengan kapasitas masing-masing mesin hanya bisa menampung dua kilo. Bisa lama selesai untuk memusnahkan total 2,1 ton ini. Untuk itu kita pinjam fasilitas perusahaan yang memiliki kapasitas lebih besar,” ujarnya.

Guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap total barang bukti ini, Marthinus juga menyebut akan mengajak seluruh tokoh masyarakat yang hadir dan awak media.

“Darisini hingga nanti pemusnahan di desa air cargo kami minta agar tetap diawasi. Kepada masyarakat saya sendiri menjamin bahwa semua narkotika ini akan musnah pada hari ini,” tegasnya. (Nando)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |