Dua Event Andalan Kepri Siap Jadi Magnet Wisata Juni 2026

3 hours ago 1
Permainan gasing menjadi salah satu atraksi menarik yang disuguhkan dalam Penyengat Heritage 2026. Foto: Dispar Kepri

AlurNews.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyiapkan dua event pariwisata unggulan pada Juni 2026, yakni Kemilau Nusantara Kepri 2026 dan Penyengat Heritage 2026.

Kedua agenda tersebut ditargetkan menjadi magnet kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni, mengatakan seluruh persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan kedua event berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata.

“Seluruh pihak yang terlibat saya harapkan dapat menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi sehingga pelaksanaan kegiatan berlangsung sesuai harapan,” ujar Misni saat memimpin rapat finalisasi di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Selasa (9/6/2026), dikutip dari laman resmi Pemprov Kepri.

Kemilau Nusantara Kepri 2026 akan digelar pada 13-15 Juni di kawasan Laman Gurindam XII, Tanjungpinang. Event tahunan ini mengusung tema Pulau Penyengat Jembatan Lintas Generasi dan akan menampilkan parade budaya, tari kreasi Melayu dan nusantara, pertunjukan musik tradisional, hingga nonton bareng Piala Dunia 2026.

Selang beberapa hari, Penyengat Heritage 2026 akan berlangsung pada 19-21 Juni di Balai Adat Pulau Penyengat. Mengangkat tema Regeneration Lifestyle Tourism, kegiatan ini menghadirkan festival gasing internasional, pertunjukan seni budaya Melayu, bazar ekonomi kreatif, permainan tradisional, serta kegiatan penanaman mangrove.

Misni meminta seluruh aspek pendukung, mulai dari pengamanan, parkir, rekayasa lalu lintas hingga fasilitas kesehatan, dipersiapkan dengan baik demi kenyamanan pengunjung.

“Fasilitas pendukung harus tersedia dengan baik agar pengunjung merasa nyaman dan sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi kondisi yang tidak diinginkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan menyebut kedua event tersebut ditargetkan menarik sekitar 3.000 wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Selain meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kepulauan Riau, kedua event ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya di Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah penyelenggaraan,” ujarnya. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |