Potensi Kekeringan dan Karhutla, Bupati Karimun Terbitkan SE untuk Masyarakat

22 hours ago 7
Bupati Karimun, Iskandarsyah. (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Bupati Karimun, Iskandarsyah menerbitkan Surat Edaran (SE) dalam menghadapi potensi kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

SE tersebut diterbitkan menyusul surat peringatan dini dan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi kekeringan ekstrem dan Karhutla dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Terdapat beberapa faktor yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi kondisi tersebut yakni koordinasi dan kesiapsiagaan lintas sektor, kesiapsiagaan sektor pangan dan pertanian.

Selain itu, terdapat penguatan pengelolaan sumber daya air, peningkatan kewaspadaan cuaca ekstrem hingga pelaporan kejadian saluran komunikasi darurat.

Bupati Karimun, Iskandarsyah juga memberikan perhatian khusus terhadap Pulau Kundur yang saat ini mengalami penyusutan debit air akibat musim kemarau.

‎”Kami sudah meminta perangkat daerah di sana untuk bergerak cepat ke masyarakat untuk melihat kondisi air. Jadi apabila masyarakat mengalami kesulitan kebutuhan air segera laporkan,” ungkapnya, Selasa (25/8/2026).

‎Lebih lanjut, nantinya data yang masuk berkaitan dengan kondisi air bersih akan dijadikan peta prioritas untuk rencana pembangunan sumur bor oleh BNPB.

“Berdasarkan prediksi musim kemarau akan berlangsung hingga November 2026, sehingga kondisi air bersih perlu menjadi bahan pertimbangan. Untuk itu kami juga meminta masyarakat agar menggunakan air sebaik-baiknya,” terang dia.

Iskandarsyah juga turut meminta para petani untuk lebih selektif memilih jenis tanaman yang akan ditanam, guna menyesuaikan dengan kondisi cuaca saat ini agar tidak terjadi gagal panen.

“Tak tertinggal kami meminta masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, selain itu juga tetap jaga kesehatan terlebih selama beraktivitas dj luar rumah,” ujarnya. (Andre)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |