
ZONASULTRA.ID, KENDARI – Pendaftaran Beasiswa Kalla 2025 resmi dibuka dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa di Sulawesi Tenggara untuk mendaftar hingga 5 September 2025. Program beasiswa dari Yayasan Hadji Kalla melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla ini hadir untuk membantu mahasiswa agar tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terhalang biaya.
Meski tantangan dunia pendidikan masih besar, terutama di wilayah Indonesia Timur, komitmen untuk membuka jalan selalu hadir. Data Statistik Pendidikan Tinggi 2020–2022 mencatat adanya penurunan angka putus kuliah di Sulawesi Tenggara dari 8.173 mahasiswa pada 2020 menjadi 3.470 pada 2022. Angka putus kuliah ini masih mencerminkan tantangan pendidikan tinggi dan banyaknya cita-cita yang belum terwujud.
“Kami butuh meningkatkan jumlah penerima manfaat di Sulawesi Tenggara. Karena itu, kami ingin memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi setempat agar semakin banyak mahasiswa dapat terbantu,” ujar Therry Alghifary, Manager Educare LAZ Hadji Kalla, di Kendari, Kamis (21/8/2025).
Ia menegaskan, beasiswa ini bukan hanya soal biaya kuliah, tetapi juga tentang menjaga semangat belajar agar tidak padam.
Dukungan juga mengalir dari berbagai perguruan tinggi, yaitu Toto Surianto selaku Wakil Rektor II Universitas Mandala Waluya Kendari yang menyampaikan apresiasinya. “Banyak mahasiswa kami berprestasi tetapi terkendala biaya. Program ini menghadirkan harapan baru, dan kami berharap sinergi ini dapat berlanjut,” tuturnya.
Sementara itu, Herman Titop, Wakil Rektor III Universitas Sulawesi Tenggara, menambahkan bahwa kerja sama ini sangat berarti bagi mahasiswa. Kehadiran Beasiswa Kalla menjadi langkah nyata dalam menekan angka putus kuliah di Sulawesi Tenggara.
Beasiswa Kalla 2025 memberikan dukungan biaya kuliah hingga Rp7.500.000 per semester, dapat diterima sampai lulus atau maksimal semester 8. Tidak hanya itu, penerima juga akan mendapat pembekalan berupa pelatihan kepemimpinan, kelas pengembangan diri, program pengabdian di desa binaan Kalla, hingga kesempatan magang di KALLA.
Dengan pendekatan yang menyeluruh, beasiswa ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, berdaya, dan siap berkontribusi untuk masyarakat.
Penerima Beasiswa Kalla tahun 2022, Amanda Apriyanti, Jurusan Farmasi dan Nurfadillah Jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Halu Oleo menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Bagi saya beasiswa ini sebagai jembatan bagi yang kekurangan biaya untuk melanjutkan kuliah. Kegiatan-kegiatannya juga sangat bermanfaat untuk pengembangan diri,” tutur Nurfadillah.
Informasi lengkap mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran Beasiswa Kalla 2025 dapat diakses melalui situs resmi Yayasan Hadji Kalla.
Editor: Muhamad Taslim Dalma