Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, 2.462 Penumpang Batal Terbang dari Batam

1 day ago 11
Abu Vulkanik Anak KrakatauDirektur PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi. Foto: AlurNews.com

AlurNews.com – Sebanyak 19 penerbangan dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang pada, Senin (7/9/2026) terpaksa dibatalkan akibat dampak vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak, Sabtu (5/9/2026) lalu.

Direktur PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi menerangkan dengan pembatalan 19 penerbangan ini berdampak pada keberangkatan 2.462 calon penumpang

Dari jumlah tersebut, sembilan penerbangan merupakan kedatangan dan 10 penerbangan keberangkatan yang tidak dapat dilakukan. Adapun 19 penerbangan tersebut terdiri dari enam penerbangan Super Air Jet, delapan Citilink, tiga Batik Air, dan dua Garuda Indonesia.

Baca Juga: Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Batam-Jakarta, 5 Penerbangan Dibatalkan

“Penerbangan dibatalkan karena Bandara Soekarno-Hatta masih berstatus ditutup (close) hingga pukul 18.00 WIB,” jelasnya ditemui di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Senin (7/9/2026) sore.

Namun demikian, pihak Bandara Internasional Batam masih menunggu perkembangan terbaru mengenai kondisi abu vulkanik di wilayah Jakarta. Biasanya evaluasi terhadap kondisi bandara dilakukan sekitar satu hingga dua jam sebelum batas waktu penutupan.

“Untuk saat ini, kami masih berpatokan pada informasi bahwa operasional Bandara Soekarno-Hatta ditutup sampai pukul 18.00 WIB,” ujarnya.

Pihaknya juga belum dapat memastikan apakah status Bandara Soekarno-Hatta akan kembali dibuka setelah pukul 18.00 WIB, atau justru masa penutupan diperpanjang. Pembaruan akan dilakukan setelah pihak bandara menerima informasi terbaru terkait kondisi abu vulkanik.

Walau demikian, operasional penerbangan di Bandara Internasional Batam secara umum masih berjalan. Dari total 57 rencana penerbangan yang seharusnya terdata pada hari ini. PT BIB mencatatkan sebanyak 38 penerbangan masih dapat beroperasi.

Penerbangan tersebut melayani sejumlah rute, di antaranya Kuala Lumpur untuk penerbangan internasional, serta Kualanamu, Pekanbaru, Pontianak, Padang, Palembang, Semarang, Yogyakarta dan Surabaya untuk penerbangan domestik.

“Meski demikian, kondisi penerbangan tetap bergantung pada kebijakan masing-masing maskapai, termasuk ketersediaan pesawat dan kru,” jelasnya. (Nando)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |