Para penumpang pesawat rute Batam-Jakarta di Bandara Internasional Hang Nadim Batam terpaksa mengurus pembatalan pesawat usai erupsi Gunung Anak Krakatau dan pesawat batal berangkat, Minggu (6/9/2026). Foto: AlurNews.comAlurNews.com – Tercatat sebanyak 2.000 calon penumpang tujuan Batam-Jakarta, terpaksa mengurus pembatalan keberangkatannya di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada Minggu (6/9/2026) pascaerupsi Anak Krakatau yang mulai terjadi sejak, Sabtu (5/9/2026) kemarin.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi menyebutkan hal ini merupakan dampak gangguan penerbangan terjadi setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
“Jumlah ribuan calon penumpang ini, merupakan dampak batalnya jadwal keberangkatan 17 penerbangan baik yang akan berangkat maupun ketibaan dari Jakarta,” jelas Annang ditemui di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Minggu (6/9/2026) sore.
Baca Juga: Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Batam-Jakarta, 5 Penerbangan Dibatalkan
Annang menjelaskan, gangguan penerbangan di Hang Nadim merupakan dampak lanjutan dari penghentian sementara operasional Bandara Soekarno-Hatta.
Pesawat dari Jakarta yang seharusnya terbang menuju Batam tidak dapat beroperasi seperti biasa. Kondisi tersebut kemudian berdampak pada penerbangan dari Batam menuju Jakarta.
Berdasarkan informasi resmi yang diterima PT BIB, Bandara Soekarno-Hatta menghentikan sementara operasional penerbangan pada Minggu pukul 05.30 WIB hingga 09.30 WIB.
Selain Soekarno-Hatta, Bandara Internasional Radin Inten II di Lampung juga sempat menghentikan sementara operasional penerbangan pada pukul 07.00 WIB hingga 08.00 WIB.
“Penyesuaian operasional di sejumlah bandara tersebut turut memengaruhi konektivitas penerbangan dari dan menuju Batam,” ujarnya.
Dalam pembaruan data yang diterima PT BIB, hntuk rute Jakarta (CGK)-Batam (BTH), penerbangan yang dibatalkan yakni Super Air Jet IU-850 dan Citilink Indonesia QG-940.
Sementara itu, pada rute Batam (BTH)-Jakarta (CGK), penerbangan yang dibatalkan meliputi Batik Air ID-6863, Super Air Jet IU-851, dan Citilink Indonesia QG-941.
Sejumlah maskapai lain, termasuk Garuda Indonesia dan Lion Air, juga melakukan penyesuaian penerbangan sebagai dampak gangguan operasional tersebut.
“Saat ini penanganan penumpang, termasuk pembatalan maupun penjadwalan ulang, dilakukan oleh masing-masing maskapai,” jelasnya.
Meski penerbangan menuju Jakarta terganggu, Annang memastikan penerbangan dari Hang Nadim menuju sejumlah daerah lain masih berlangsung.
“Kalau untuk selain Jakarta, seperti domestik dan internasional, itu masih lancar dan berjalan,” katanya.
PT BIB juga meningkatkan koordinasi dengan maskapai dan pihak terkait untuk mengantisipasi penumpukan calon penumpang di terminal.
Annang mengimbau calon penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari atau menuju Batam untuk tidak hanya mengandalkan jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.
Penumpang diminta terlebih dahulu mengonfirmasi status penerbangan kepada maskapai masing-masing sebelum berangkat ke Bandara Hang Nadim.
“Kami sudah mengimbau sejak pagi. Karena ada erupsi Gunung Anak Krakatau, kami langsung mengimbau masyarakat untuk berkoordinasi dengan airline,” jelasnya. (Nando)

22 hours ago
11

















































