Ikatan Pemuda Karya Kepri dan Batam Bergerak Jaga Lingkungan Pesisir

20 hours ago 11
Ikatan Pemuda Karya Kepri dan Batam menggelar aksi bersih-bersih Pantai Vio-Vio, Jembatan 5 Barelang, Batam, Selasa (8/9/2026). Foto: Diskominfo Kepri

AlurNews.com — Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kepri dan IPK Batam menggelar aksi peduli lingkungan dengan membersihkan kawasan Pantai Vio Vio, Jembatan 5 Barelang, Galang, Batam, Selasa (8/9/2026). Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura.

Nyanyang menilai aksi tersebut menunjukkan kepedulian pemuda terhadap kelestarian lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang menjadi salah satu aset penting bagi Kepri sebagai daerah kepulauan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang tulus kepada IPK Kepri dan IPK Batam selaku penyelenggara,” ujar Nyanyang dalam sambutannya, dikutip dari laman Pemprov Kepri.

Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam menjaga lingkungan merupakan bentuk nyata peran generasi muda sebagai agen perubahan sekaligus calon pemimpin masa depan. Ia menilai gerakan seperti ini juga memperkuat budaya gotong royong antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat.

Nyanyang mengatakan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan pembangunan, termasuk persoalan lingkungan. Karena itu, keterlibatan organisasi kepemudaan menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran dan aksi bersama.

“Ketika komunikasi berjalan dengan baik, ketika para pemuda ikut mengambil peran aktif, dan seluruh elemen masyarakat duduk bersama menyatukan aksi nyata, maka tantangan seberat apa pun pasti bisa kita lalui bersama,” katanya.

Ia menyebut kawasan pesisir Kepri memiliki tantangan lingkungan yang cukup kompleks. Kondisi sebagai wilayah maritim dengan dinamika cuaca dan aktivitas masyarakat membuat kebersihan pantai perlu mendapat perhatian secara berkelanjutan.

Karena itu, Nyanyang memandang kegiatan bersih pantai yang dilakukan IPK bukan sekadar aksi memungut sampah, tetapi juga bagian dari upaya membangun karakter pemuda yang memiliki kepedulian sosial dan lingkungan.

“Aksi bersih pantai dan peduli lingkungan hari ini bukan sekadar gerakan pungut sampah biasa. Ini adalah simbol kemenangan atas dedikasi, disiplin, dan ketangguhan mental,” ujarnya.

Nyanyang berharap gerakan tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan. Ia mendorong IPK Kepri dan IPK Batam menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai agenda yang dilakukan secara konsisten.

Menurutnya, kegiatan peduli lingkungan memiliki sejumlah manfaat, mulai dari meningkatkan kesadaran masyarakat, menjaga kebersihan ekosistem pesisir hingga membentuk karakter pemuda yang lebih peka terhadap persoalan sosial dan lingkungan.

Ia juga mendorong organisasi kepemudaan beradaptasi dengan isu lingkungan yang semakin berkembang, termasuk perubahan iklim dan upaya menjaga keberlanjutan kawasan pesisir.

Selain berdampak terhadap lingkungan, Nyanyang menilai kebersihan pantai berkaitan langsung dengan pengembangan pariwisata bahari Kepri. Kawasan wisata yang bersih dan nyaman akan meningkatkan daya tarik bagi wisatawan.

Dampaknya, kata dia, tidak hanya dirasakan sektor pariwisata, tetapi juga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas ekonomi di kawasan wisata.

“Mulai dari sektor transportasi, kuliner pesisir, hingga para pelaku UMKM setempat,” katanya.

Nyanyang berharap pemerintah daerah bersama pengelola kawasan dapat memperkuat dukungan terhadap gerakan lingkungan melalui penyediaan sarana kebersihan, tempat sampah yang memadai, pendampingan, serta kampanye ramah lingkungan.

Ia menegaskan aksi yang digagas pemuda perlu dilanjutkan dengan sistem pengelolaan lingkungan yang berkesinambungan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |