Bersih Pantai Hari Bumi di Tanjung Uma, 1,7 Ton Sampah Terkumpul dari Tiga Titik

6 hours ago 4
Peringatan Hari Bumi 2026 di Kota Batam diwarnai aksi bersih pantai di kawasan pesisir RW 2 Tanjung7ma, Sabtu (25/4/2026). (Foto; AlurNews)

AlurNews.com – Peringatan Hari Bumi 2026 di Kota Batam diwarnai aksi bersih pantai di kawasan pesisir RW 2 Tanjung7ma, Sabtu (25/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1,7 ton sampah berhasil dikumpulkan dari tiga titik pantai.

Aksi bersih pantai ini digelar oleh PT Batam On Global Group bersama sejumlah komunitas, mahasiswa, dan elemen masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan pesisir.

Project Executive PT Batam On Global Group, Winda Sari, mengatakan jumlah sampah yang terkumpul menunjukkan masih tingginya persoalan sampah di kawasan pantai.

“Dari kegiatan clean up hari ini, total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar 1,7 ton dari tiga titik pantai di Tanjung Uma,” jelasnya, Sabtu (25/4/2026).

Menurut dia, banyaknya sampah yang ditemukan menjadi perhatian serius sekaligus pengingat pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir yang padat aktivitas.

Selain kegiatan bersih pantai, rangkaian peringatan Hari Bumi juga diisi dengan workshop pengolahan sampah plastik yang melibatkan mahasiswa. Dalam kegiatan tersebut, peserta diajarkan mengolah limbah plastik menjadi produk bernilai guna, seperti gantungan kunci.

“Harapannya sampah tidak hanya berakhir sebagai limbah, tetapi bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai,” ujarnya.

Winda menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) yang secara rutin dilaksanakan di kawasan Tanjung Uma.

Sepanjang 2025, kata dia, pihaknya telah menggelar 12 kegiatan serupa dengan total sampah yang berhasil dikumpulkan hampir 10 ton.

Dalam pelaksanaannya, aksi ini melibatkan komunitas Freedesi, Mapala Polibatam, serta PT Klatek. Kolaborasi lintas elemen tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepedulian warga terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.

Selain aksi lapangan, edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan, terutama kepada ibu rumah tangga dan anak-anak, agar tidak membuang sampah sembarangan serta memahami cara mengolah sampah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi.

“Kegiatan ini juga menjadi upaya berkelanjutan kami dalam pemberdayaan masyarakat di Tanjung Uma yang sudah berjalan sejak 2023,” jelasnya. (ib)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |