Aksi Rayap Besi Viral Terekam Curi Besi di Terowongan Pelita, BP Batam: Kami Laporkan

10 hours ago 9
Aksi pencurian besi penutup drainase yang baru direnovasi oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam, di kawasan terowongan Pelita viral di media sosial. (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Aksi pencurian besi penutup drainase yang baru direnovasi oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam, di kawasan terowongan Pelita viral di media sosial. Saat pelaku terekam oleh rombongan pelari yang kebetulan melinta di kawasan tersebut.

Dalam video yang diketahu diunggah, Minggu (14/6/2026) terlihat seorang pria merusak sejumlah penutup drainase untuk mengambil besi yang terdapat di dalamnya. Aksi tersebut diketahui terekam pada pukul 05.00 WIB, saat perekam tengah berolahraga pagi di sekitar lokasi.

Walau salah satu pelari sempat meneriaki pelaku yang beraksi seorang diri, namun hal tersebut tampak tidak diindahkan oleh pelaku yang tetap berusaha memecahkan beton dengan menggunakan palu.

Selain pelaku, tampak pula sebuah becak motor terparkir tidak jauh dari lokasi kejadian yang diduga digunakan untuk mengangkut hasil curian.

Menanggapi hal ini Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra menyebut telah melihat kondisi penutup drainase di kawasan terowongan Pelita.

Li Claudia menyebut, akibat tindakan ini sejumlah penutup drainase yang baru dipasang dilaporkan rusak dan komponen besinya hilang diduga dicuri oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Dari informasi yang kami terima, aksi vandalisme tersebut teridentifikasi terjadi pada Minggu pagi,” jelasnya melalui keterangan tertulis yang diterima, Senin (15/6/2026).

Li Claudia menyayangkan tindakan perusakan fasilitas publik yang menurutnya tidak hanya menimbulkan kerugian materiil bagi pemerintah, tetapi juga berdampak langsung terhadap masyarakat.

Saat ini BP Batam berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menelusuri identitas pelaku. Pihaknya memastikan proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami sangat menyayangkan tindakan perusakan ini. Penutup drainase tersebut dipasang untuk memperindah kawasan sekaligus mengoptimalkan fungsi infrastruktur. Saat fasilitas ini dirusak dan dicuri, masyarakat luaslah yang paling dirugikan karena kenyamanan dan keamanan mereka terganggu,” ujarnya.

Selain itu, Li Claudia mengajak warga untuk ikut mengawasi lingkungan sekitar dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi merusak fasilitas umum.

“Partisipasi warga sangat krusial. Jika melihat ada tindakan mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang. Dengan kepedulian bersama, kita bisa memutus rantai pencurian ini agar tidak terus berulang,” jelasnya. (Nando)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |