SPBU Nelayan Diresmikan di Aceh Selatan, Nelayan Kini Tak Perlu Tempuh Kilometer untuk Dapat Solar

15 hours ago 11
Nelayan Aceh Selatan. (Foto: Pertamina)

AlurNews.com – Akses bahan bakar bagi nelayan di pesisir Aceh Selatan kini menjadi lebih mudah setelah PT Pertamina Patra Niaga meresmikan SPBU Nelayan 18.237.014 di Desa Ujong Pulo Rayeuk, Kecamatan Bakongan Timur, Kamis (30/4/2026).

Kehadiran SPBU Nelayan yang dikelola Koperasi KNTI Aceh Selatan ini menjadi angin segar bagi masyarakat pesisir, terutama nelayan yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh hanya untuk mendapatkan bahan bakar.

Sebelum fasilitas tersebut beroperasi, nelayan di Bakongan Timur harus menuju SPBU lain yang berjarak sekitar 4,4 kilometer hingga 6,4 kilometer dari wilayah mereka. Kondisi itu dinilai membebani biaya operasional dan menyita waktu melaut.

Kini, dengan hadirnya SPBU Nelayan yang merupakan bagian dari program BBM Satu Harga, akses Biosolar untuk kebutuhan melaut menjadi lebih dekat, cepat, dan efisien.

Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Joko Juliantono, yang hadir dalam peresmian, mengatakan keberadaan SPBU Nelayan diharapkan mampu mengubah tatanan ekonomi masyarakat pesisir.

“Dengan adanya program ini, nantinya akan ada Kampung Nelayan Merah Putih yang dilengkapi berbagai fasilitas untuk mendukung aktivitas nelayan, termasuk SPBU Nelayan sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.

Dari pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, turut hadir Executive General Manager Sunardi bersama jajaran manajemen lainnya.

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, mengatakan peresmian SPBU ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan energi yang merata hingga ke wilayah pesisir.

“Melalui implementasi program BBM Satu Harga, kehadiran SPBU ini diharapkan dapat mendorong pemberdayaan dan kemandirian ekonomi nelayan serta masyarakat pesisir,” kata Eko.

Menurut dia, pemerataan akses energi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas sektor perikanan dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi menegaskan pihaknya akan menjaga keandalan pasokan BBM bagi nelayan.

“Kami berharap SPBU Nelayan ini dapat memberikan kemudahan akses energi bagi nelayan di Bakongan Timur, sehingga aktivitas melaut menjadi lebih efisien dan produktif,” ujarnya.

SPBU tersebut akan menyalurkan Biosolar subsidi kepada nelayan sesuai ketentuan BPH Migas. Penyaluran dilakukan menggunakan aplikasi XStar berdasarkan surat rekomendasi dari dinas terkait agar distribusi subsidi tepat sasaran dan transparan.

“Selain memperkuat akses energi, keberadaan SPBU ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi yang lebih luas karena dikelola melalui koperasi nelayan setempat,” jelasnya. (Nando)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |