Perempuan Tewas di Kos Batuaji, Polisi Temukan Jasad Bayi dalam Lemari

4 hours ago 5
Ilustrasi. Foto: Freepik.com

AlurNews.com – Seorang perempuan berinisial JPB (21) ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya di Perumahan Pendawa Asri, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (7/4/2026) kemarin.

Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo membenarkan penemuan ini saat dikonfirmasi melalui sambunan telepon, Kamis (9/4/2026) malam. Petugas sebutnya juga menemukan jasad seorang bayi laki-laki di dalam lemari pakaian di kamar tersebut.

“Peristiwa ini bermula dari pesan singkat yang dikirim korban kepada kekasihnya pada Senin (6/4/2026) sore. Korban meminta dibelikan obat karena mengeluhkan sakit perut,” jelasnya

Setelah komunikasi tersebut, korban disebut tidak dapat dihubungi kembali hingga pukul 22.30 WIB, kekasih korban mendatangi kamar kos yang berada di Blok B3 No. 01.

Saat tiba di lokasi, pintu kamar dalam kondisi sedikit terbuka, tetapi korban tidak ditemukan di dalakamar. Tak lama kemudian, korban ditemukan tergeletak di lantai kamar mandi.

“Korban ditemukan dalam kondisi setengah telanjang, hanya mengenakan pakaian di bagian atas,” jelasnya.

Warga sekitar bersama petugas keamanan sempat membawa korban ke atas kasur sebelum dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, penyelidikan lanjutan dilakukan dengan menggeledah kamar korban.

Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan bungkusan handuk berwarna biru tua di dalam lemari pakaian. Setelah dibuka, bungkusan itu berisi jasad bayi laki-laki yang masih memiliki tali pusar dan ari-ari.

“Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi tali pusar dan ari-ari masih menempel,” jelasnya.

Polisi menduga bayi tersebut merupakan anak kandung korban. Dugaan sementara, korban melahirkan seorang diri di kamar kos tanpa bantuan medis.

“Saat ini, kedua jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani visum guna memastikan penyebab kematian,” ujarnya. (Nando)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |