Ketua Perbasi Kepulauan Riau yang juga Ketua Panitia Pelaksana, Suhadi Bersama panitia FIBA W Series 2026. Foto: AlurNews.comAlurnews com – Kota Batam, Kepulauan Riau terpilih sebagai tuan rumah FIBA 3×3 Women’s Series dan FIBA 3×3 Challengers, ajang bergengsi Internasional yang mempertemukan tim dari 21 negara.
Sebagai tuan rumah, Kota Batam memilih Dataran Engku Putri, Batam Center sebagai lokasi utama pertandingan yang digelar 23-26 Juli 2026.
Ketua Perbasi Kepulauan Riau yang juga Ketua Panitia Pelaksana, Suhadi menjelaskan sebagai tuan rumah pihaknya telah merampungkan persiapan hingga 95 persen.
Baca Juga: Timnas Basket Indonesia Gagal Tampil ke FIBA World Cup 2023
“Secara keseluruhan, sebanyak 32 tim dari 21 negara ambil bagian dalam turnamen. Sebagian telah tiba lebih awal di Batam untuk menjalani latihan resmi, sementara tim lainnya dijadwalkan datang menjelang pertandingan,” jelas Suhadi saat ditemui di Dataran Engku Putri, Rabu (22/7/2026).
Dalam perhelatan ini, Suhadi mengatakan panitia menyediakan 800 kursi dan 200 kursi VIP. Serta dijual bertahap mulai dari Rp30 ribu untuk sesi awal, hingga Rp100 ribu untuk sesi final.
“Keberhasilan menjadi tuan rumah diharapkan membuka peluang hadirnya lebih banyak kejuaraan internasional dari cabang olahraga lain, sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkenalkan Batam di panggung olahraga dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Badan 3×3 Perbasi RI, Nani Soer Budimansyah mengatakan Batam menjadi salah satu mata rantai penting dalam kalender kompetisi internasional FIBA.
Menurut dia, kualitas peserta yang hadir menunjukkan bahwa turnamen ini berada pada level tertinggi basket 3×3 dunia.
Pada kategori Women’s Series yang berlangsung 23-24 Juli, publik akan disuguhi duel dua kekuatan utama dunia. Tim peringkat pertama dunia asal Ulaanbaatar, Mongolia, akan bersaing dengan tim peringkat kedua dunia dari Prancis.
Selain itu, Tim Nasional Putri Indonesia juga tampil bersama kontestan dari Belanda, Latvia, Thailand, Jepang, Rumania, Slovenia, Mesir, Vietnam, dan Filipina.
“Nomor satu dan nomor dua dunia ada di sini. Jadi ini benar-benar ajang internasional,” jelasnya.
Persaingan tak kalah ketat akan tersaji pada kategori Challenger Putra yang digelar 25-26 Juli. Serbia, tim peringkat pertama dunia sekaligus peraih medali emas Olimpiade, dipastikan turun menghadapi tim peringkat kedua dunia asal Miami, Amerika Serikat.
“Untuk Indonesia menurunkan tiga wakil, yakni Waisai, Ambon, dan Balige dalam series ini,” ujarnya. (Nando)

9 hours ago
8

















































