ASN Batam Belum WFH, Pemko Masih Kaji Efisiensi

4 hours ago 5
Kadiskominfo Batam Rudi Panjaitan. Foto: mediacenter.batam.go.id

AlurNews.com – Pemerintah Kota Batam memastikan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) belum diterapkan. Hingga kini, kebijakan tersebut masih dalam tahap kajian, terutama terkait efektivitas dan efisiensi anggaran.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, menegaskan bahwa belum diberlakukannya WFH bukan bentuk penolakan, melainkan karena pemerintah daerah masih melakukan penghitungan secara menyeluruh.

“Pemko Batam tidak menolak kebijakan WFH. Saat ini kami masih melakukan penghitungan secara komprehensif, terutama terkait besaran efisiensi yang bisa dicapai,” ujarnya, Kamis (16/4/2026), dikutip dari Media Center Pemko Batam.

Ia menjelaskan, hingga saat ini Pemko Batam belum memiliki angka pasti terkait potensi penghematan anggaran jika sistem kerja dari rumah diterapkan di lingkungan ASN.

Selain itu, sejumlah aspek teknis juga masih dikaji, termasuk penentuan hari pelaksanaan WFH agar tidak menimbulkan celah penyalahgunaan kebijakan.

“Salah satu yang kami cermati adalah potensi penambahan hari libur bagi pegawai tertentu jika WFH diterapkan, misalnya bila dilaksanakan pada hari Jumat. Ini sedang kami kaji agar kebijakan tetap tepat sasaran,” jelasnya.

Rudi menambahkan, pelaksanaan WFH nantinya tidak harus dilakukan pada hari tertentu, melainkan akan disesuaikan dengan hasil kajian yang sedang berlangsung.

Dari sisi efisiensi, pemerintah menilai WFH berpotensi menekan biaya operasional, seperti pengurangan penggunaan bahan bakar minyak serta konsumsi listrik di perkantoran. Namun, potensi tersebut masih perlu dibuktikan melalui data riil dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

“Hingga saat ini, laporan dimaksud masih dalam proses penyusunan dan belum seluruhnya disampaikan kepada pimpinan daerah,” tegasnya.

Pemko Batam menegaskan, setiap kebijakan yang diambil harus berbasis data dan memiliki indikator yang terukur, sehingga implementasinya tidak hanya efektif, tetapi juga tepat sasaran. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |