Rapat persiapan pemberangkatan CJH Tanjungpinang menuju Embarkasi Batam, Kamis (9/4/2026). Foto: Diskominfo TanjungpinangAlurNews.com – Sebanyak 144 calon jemaah haji (CJH) asal Kota Tanjungpinang dijadwalkan berangkat menuju Embarkasi Batam pada 21 April 2026.
Pemerintah Kota Tanjungpinang memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan agar proses pemberangkatan berjalan lancar.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Tanjungpinang, Tamrin Dahlan, menyebutkan komposisi jemaah terdiri dari 62 laki-laki dan 82 perempuan.
“Jemaah terdiri dari 62 laki-laki dan 82 perempuan. Jemaah tertua atas nama Aminullah berusia 78 tahun dan termuda Hikma Ayu Sira berusia 22 tahun, serta didampingi tiga petugas haji,” ujarnya dalam rapat persiapan di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (9/4/2026), dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.
Ia menjelaskan, para jemaah akan diberangkatkan dari Pelabuhan Sri Bintan Pura menuju Batam, sebelum melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi melalui Bandara Hang Nadim pada 22 April 2026.
Sebelum keberangkatan, jemaah akan mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari prosesi tepuk tepung tawar di SMP Negeri 4 Tanjungpinang pada 17 April, pengumpulan barang pada 20 April, hingga pelepasan resmi.
Tamrin mengajak seluruh pihak untuk mendukung kelancaran pemberangkatan tersebut.
“Selain memastikan proses berjalan lancar, ini juga menjadi bagian dari ibadah bagi kita semua. Jika ada hal yang perlu dikoordinasikan, dapat disampaikan ke bagian kesra,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Mohd Zikriansyah, berharap seluruh rangkaian berjalan tanpa hambatan dan jemaah diberikan kesehatan selama menjalankan ibadah.
Dalam rapat juga dibahas pengaturan teknis di Pelabuhan Sri Bintan Pura, termasuk transportasi dan pengantar jemaah. Diperkirakan 6 hingga 7 bus akan disiapkan untuk membawa jemaah ke Batam.
Untuk mengantisipasi kepadatan, keluarga pengantar diimbau membatasi jumlah kendaraan serta memanfaatkan area parkir di kawasan Tugu Sirih. Akses keluar-masuk pelabuhan juga akan diatur melalui jalur khusus guna mencegah penumpukan.
Rapat persiapan ini turut dihadiri sejumlah instansi terkait, mulai dari Kementerian Agama, Bea Cukai, Balai Kesehatan Pelabuhan, Pelindo, KPLP, Syahbandar, kepolisian, hingga operator transportasi. (red)

8 hours ago
8

















































