AlurNews.com – Penderita obesitas tidak perlu memaksakan diri melakukan olahraga berat untuk menurunkan berat badan. Justru, aktivitas fisik berintensitas ringan atau low-impact lebih dianjurkan karena aman bagi persendian sekaligus tetap efektif membantu membakar kalori jika dilakukan secara rutin.
Olahraga menjadi bagian penting dalam penanganan obesitas. Namun, jenis latihan harus disesuaikan dengan kemampuan tubuh agar risiko cedera dapat diminimalkan. Berikut lima aktivitas fisik yang aman dan direkomendasikan bagi penderita obesitas, dilansir dari laman Hellosehat.
1. Jalan kaki
Baca Juga: Cara Mencegah Stunting dan Obesitas pada Anak, Ibu-ibu Wajib Tahu!
Jalan kaki merupakan olahraga paling mudah dan murah untuk dilakukan. Aktivitas ini membantu membakar kalori tanpa memberikan tekanan berlebihan pada lutut maupun pergelangan kaki.
Bagi pemula, mulailah dengan berjalan selama 5–10 menit beberapa kali sehari. Setelah tubuh terbiasa, durasi dan kecepatan dapat ditingkatkan secara bertahap.
2. Latihan kekuatan
Latihan kekuatan berfungsi meningkatkan massa otot dan metabolisme tubuh sehingga pembakaran kalori menjadi lebih optimal. Latihan dapat dimulai dari gerakan sederhana seperti duduk-berdiri dari kursi, wall push-up, menggunakan resistance band, atau mengangkat beban ringan.
3. Bersepeda
Bersepeda, baik menggunakan sepeda statis maupun sepeda biasa, menjadi pilihan olahraga yang aman bagi penderita obesitas. Selain membakar kalori, aktivitas ini juga membantu meningkatkan kesehatan jantung dengan risiko cedera yang lebih rendah.
4. Berenang atau berjalan di air
Berenang termasuk olahraga yang sangat ramah bagi persendian karena berat badan ditopang oleh air. Selain berenang, berjalan di dalam kolam juga efektif meningkatkan kebugaran sekaligus mengurangi beban pada sendi.
5. Tai Chi
Tai Chi mengombinasikan gerakan lembut, keseimbangan, dan pengaturan napas. Selain membantu meningkatkan kelenturan tubuh, olahraga ini juga bermanfaat untuk memperkuat otot, memperbaiki stamina, serta mengurangi nyeri sendi.
Agar manfaat olahraga lebih maksimal, orang dewasa dianjurkan melakukan aktivitas aerobik intensitas sedang sedikitnya 150 menit setiap pekan dan menambahkan latihan kekuatan dua kali dalam seminggu. Jika saat berolahraga muncul nyeri dada, sesak napas berat, pusing, atau nyeri sendi yang tajam, segera hentikan aktivitas dan konsultasikan dengan dokter. (red)

11 hours ago
8


















































