Relawan SPPG Baloi Permai, Kota Batam mengikuti kegiatan penanggulangan kebakaran dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dilaksanakan di halaman Dapur SPPG Baloi Permai, Rabu (31/12/2025). (Foto: AlurNews) AlurNews.com – Relawan SPPG Baloi Permai, Kota Batam mengikuti kegiatan penanggulangan kebakaran dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dilaksanakan di halaman Dapur SPPG Baloi Permai, Rabu (31/12/2025).
Pelatihan penanggulangan bahaya kebakaran ini diberikan oleh petugas Damkar Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam. Fokus utama kegiatan ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan relawan SPPG dalam menghadapi potensi kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Petugas Damkar Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam, Darnel mengatakan, pelatihan penanggulangan kebakaran dan penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) adalah program penting yang mengajarkan teori api, jenis-jenis APAR, teknik penggunaan APAR serta prosedur melakukan pemadaman api, baik materi teori dan simulasi praktik untuk membekali peserta dalam menangani kebakaran awal secara efektif dan aman.
Relawan SPPG Baloi Permai, Kota Batam mengikuti kegiatan penanggulangan kebakaran dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dilaksanakan di halaman Dapur SPPG Baloi Permai, Rabu (31/12/2025). (Foto: AlurNews)“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapan dan kesadaran akan keselamatan kebakaran di lingkungan kerja khususnya untuk relawan SPPG,” ujarnya.
Dalam pelatihan ini, relawan juga mempraktikkan langsung cara penggunaan APAR untuk memadamkan api. Selain itu, juga diajarkan cara manual memadamkan api dengan menggunakan karung yang dibasahkan air ke sumber api.
“Selimuti kompor atau sumber api dengan karung basah secara perlahan, api akan langsung padam,” katanya.
Relawan SPPG Baloi Permai, Kota Batam mengikuti kegiatan penanggulangan kebakaran dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dilaksanakan di halaman Dapur SPPG Baloi Permai, Rabu (31/12/2025). (Foto: AlurNews)Ia menambahkan, kegiatan pelatihan ini untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan dalam menghadapi bahaya kebakaran, meningkatkan keterampilan teknis pemadaman api awal serta menciptakan lingkungan kerja yang aman.
Darnel juga mengingatkan para relawan agar tak panik dalam memadamkan api, dan mengingatkan hal-hal yang harus dihindarkan karena akan membuat api semakin membesar.
“Jangan menyiramkan air langsung ke arah sumber api yang terbakar. Cara ini salah, dan banyak diakukan karena panik saat terjadi kebakaran, justru ini membuat api semakin membesar,” ujarnya.
Di akhir pelatihan, Darnel juga berpesan kepada relawan untuk mencatat nomor kantor pemadam kebakaran. “Bukan untuk panggilan jika ada kebakaran saja, kami juga siap datang untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat terkait penunggalangan bahaya kebakaran,” katanya. (ib)

2 months ago
68

















































