Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura saat berkunjung ke SMK Negeri 5 Batam, Jumat (9/1/2026). Foto: Diskominfo KepriAlurNews.com — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus mendorong penguatan fasilitas pelatihan dan laboratorium di sekolah menengah kejuruan (SMK) agar selaras dengan kebutuhan industri dan mampu mencetak lulusan siap kerja.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, saat melakukan kunjungan kerja ke SMK Negeri 5 Kota Batam, Kecamatan Sagulung, Jumat (9/1/2026).
Nyanyang menegaskan, Pemprov Kepri akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau dan pihak sekolah guna memastikan sarana praktik dan laboratorium terus ditingkatkan sesuai perkembangan dunia usaha dan industri.
Menurutnya, lulusan SMK memiliki peluang luas, baik untuk langsung bekerja, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, maupun berkarier di luar negeri seperti Singapura dan Malaysia. Namun, peluang tersebut hanya dapat diraih jika lulusan dibekali keterampilan yang memadai.
“Kalau tidak siap dan tidak punya keterampilan, tentu sulit diterima,” tegas Nyanyang, dikutip dari laman resmi Pemprov Kepri.
Selain kesiapan kerja, ia mendorong SMK di Kepulauan Riau mulai mengembangkan kurikulum kewirausahaan agar lulusan tidak hanya bergantung pada lapangan kerja yang tersedia, tetapi juga mampu menciptakan usaha sendiri.
“Kita tidak hanya ingin menjadi pekerja, tapi juga melahirkan wirausaha dan manajer yang mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Nyanyang meninjau langsung proses pelatihan, sarana praktik, serta kesiapan sekolah dalam menyiapkan lulusan siap kerja. Ia berdialog dengan siswa dan pihak sekolah sekaligus mengecek fasilitas pendukung pembelajaran, mulai dari simulator kapal, fasilitas pengelasan, hingga laboratorium teknik.
Ia menekankan pentingnya pembelajaran berbasis praktik nyata, terutama di bidang pengelasan, baik manual welding, automatic welding, maupun pengelasan profesional.
“Kalau bisa bukan hanya simulasi, tapi langsung praktik. Karena dunia industri membutuhkan tenaga yang benar-benar terampil,” katanya.
Nyanyang juga menyoroti besarnya kebutuhan tenaga kerja di sektor perkapalan dan arsitektur kapal, seiring pesatnya perkembangan galangan kapal dan kawasan industri di Kepulauan Riau, khususnya Batam.
Di hadapan siswa, ia turut memberikan motivasi agar menjaga disiplin, rajin belajar, dan terus mengasah keterampilan. Ia menegaskan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepulauan Riau berada di peringkat tiga nasional, yang mencerminkan kualitas sumber daya manusia yang baik.
“Anak-anak Kepri itu pintar, cerdas, dan rajin. Tinggal dijaga disiplinnya,” ujarnya.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Wilayah Batam Kasdianto, Kepala SMK Negeri 5 Kota Batam Henra Debeny, serta sejumlah undangan lainnya. (red)

1 month ago
57

















































