BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan Kepri 2–5 Januari 2026

2 months ago 68
Ilustrasi. Foto: AlurNews.com

AlurNews.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini cuaca maritim untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau yang berlaku pada 2 hingga 5 Januari 2026.

Masyarakat pesisir, nelayan, dan operator transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang sedang hingga tinggi.

Prakirawan BMKG Hang Nadim Batam dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa kondisi gelombang di sejumlah perairan Kepri dipengaruhi oleh pola angin yang menguat di wilayah laut Natuna dan sekitarnya.

“Selama periode 2–5 Januari 2026, angin berpotensi bertiup cukup kuat dan memicu peningkatan tinggi gelombang di sejumlah perairan Kepulauan Riau. Kondisi ini perlu diwaspadai, terutama oleh kapal kecil dan aktivitas pelayaran tradisional,” ujarnya, Kamis (1/1/2026).

BMKG mencatat, pada 2 Januari 2026, tinggi gelombang berpotensi mencapai hingga 2,1 meter atau kategori sedang di Perairan Kepulauan Natuna dan Anambas, Perairan Subi–Serasan, Perairan Bintan, serta Perairan Lingga.

Kondisi cuaca maritim diperkirakan meningkat pada 3 Januari 2026. Gelombang tinggi hingga 2,8 meter berpotensi terjadi di Perairan Utara Natuna, Perairan Natuna–Anambas, serta Perairan Timur Natuna.

Sementara itu, gelombang setinggi 2,5 meter berpotensi melanda Perairan Natuna dan Anambas, Subi–Serasan, Batam, Lingga, Bintan, dan Tambelan.

Pada 4 Januari 2026, BMKG memperkirakan gelombang tinggi hingga 2,6 meter terjadi di Perairan Selatan dan Timur Natuna serta Subi–Serasan. Adapun gelombang kategori sedang hingga 2,4 meter berpotensi meluas ke Perairan Natuna dan Anambas, Perairan Selatan dan Utara Anambas, Perairan Utara dan Barat Natuna, Perairan Lingga, Bintan, serta Tambelan.

BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir untuk menyesuaikan aktivitas pelayaran dengan kondisi cuaca. Kapal kecil diminta menunda pelayaran apabila kondisi gelombang dinilai berisiko.

“Kami mengimbau masyarakat maritim agar selalu memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

Informasi cuaca maritim terkini dapat diakses melalui layanan resmi BMKG https://maritim.bmkg.go.id. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |