AlurNews.com – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meminta pemerintah kabupaten dan kota di Kepri mempercepat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dorongan itu disampaikan karena capaian program tersebut di Kepri dinilai masih belum maksimal.
Ansar menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Jumat (11/9/2026).
Ia meminta kepala daerah bersama jajaran dinas kesehatan memperkuat koordinasi agar pelaksanaan CKG lebih masif. Kondisi geografis Kepri sebagai daerah kepulauan, menurutnya, tidak boleh menjadi penghambat.
Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah di Tanjungpinang Sasar 49.343 Siswa
“Kami tidak mau menyampaikan persoalan klasik karena geografi. Saya hanya perlu komitmen teman-teman bupati dan wali kota bersama dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota untuk menyukseskan program ini,” katanya, dikutip dari laman resmi Pemprov Kepri.
Ansar menilai percepatan CKG penting sebagai bagian dari penguatan pembangunan kesehatan sekaligus upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia juga mendorong pemerintah daerah memperbesar program promotif dan preventif, termasuk edukasi kesehatan kepada masyarakat.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Masyarakat juga harus ikut mempromosikan program ini. Mari bergerak cepat bersama, mengajak masyarakat menjaga kesehatan, melakukan pencegahan dan memanfaatkan Cek Kesehatan Gratis secara masif,” ujarnya.
Untuk memperluas jangkauan program, Ansar meminta kader Posyandu ikut aktif mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis. Ia juga mendorong keterlibatan PKK, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, serta berbagai kelompok masyarakat dalam edukasi kesehatan.
“Program promotif dan program antisipasi harus kita perbesar supaya masyarakat tahu. Kita harus bekerja sama dengan PKK, ormas, partai politik, majelis ulama dan siapa saja,” katanya.
Selain CKG, Ansar menyoroti sejumlah persoalan kesehatan yang masih membutuhkan perhatian, seperti TBC, stunting, dan imunisasi. Pemerintah daerah akan terus mengevaluasi indikator kesehatan serta memperkuat upaya pencegahan.
Pemprov Kepri juga mengalokasikan anggaran kesehatan lebih dari 12 persen pada tahun ini. Ansar berharap dukungan anggaran dan kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat peningkatan layanan kesehatan di seluruh wilayah Kepri. (red)

4 hours ago
1


















































