Video Viral di Batam, Sempat Diduga Kasus Pencabulan, Polisi Sebut Kesurupan

6 hours ago 3
Tangkapan layar video viral yang terjadi di kawasan perairan Mubut, Galang, awalnya diduga sebagai kasus pencabulan, namun keterangan polisi menyebutnya kasus kesurupan. Foto: Istimewa

AlurNews.com – Sebuah video pendek berdurasi 22 detik viral di media sosial, dalam video tersebut tampak seorang pria dan wanita yang berada di atas boat pompong terlihat dikejar oleh beberapa orang nelayan.

Hal ini dikarenakan dugaan pencabulan yang hendak dilakukan pria tersebut, seperti yang terekam dalam kamera amatir wisatawan yang kebetulan melintas.

Dalam informasi yang berhasil dihimpun diketahui peristiwa ini terjadi di kawasan perairan Pulau Mubud, Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (27/3/2026) lalu.

Dalam video tersebut, tampak perekam kerap meneriaki pria tersebut dan meminta untuk sadar saat melihat tangan pria tersebut terus memeluk wanita yang berada di atas boat. Pria tersebut juga mengacungkan parang kepada dua orang nelayan yang mendekat.

Wanita dalam video tersebut, kemudian berhasil meloloskan diri dari atas boat tersebut dengan cara melompat ke laut, setelah terlihat dua orang nelayan berusaha mengalihkan perhatian pelaku.

Perekam juga melampirkan keterangan bahwa wanita tersebut, merupakan anak kandung dari pelaku.

“Istighfar woi, dah tua ingat umur,” teriak perekam dalam video tersebut yang dilihat, Jumat (27/3/2026) sore.

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Galang, Iptu Hasmir membenarkan adanya peristiwa tersebut. Walau demikian, pihaknya menyebut korban tidak melaporkan peristiwa ini kepada pihak Kepolisian.

Pihak kepolisian juga membenarkan bahwa kedua orang yang berada di atas boat, merupakan ayah dan anak kandung yang tengah melakukan perjalanan menuju Pulau Karas dari Pulau Cate.

“Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (23/3/2026) kemarin. Benar keduanya merupakan ayah dan anak, yang sedang dalam perjalanan kembali ke Pulau Karas dari Pulau Cate,” jelasnya melalui sambungan telepon, Jumat (27/3/2026) malam.

Namun demikian, Hasmir menyebut bahwa peristiwa ini terjadi bukan dikarenakan dugaan pencabulan, melainkan dikarenakan ayah dari wanita tersebut mengalami kesurupan saat berada di tengah laut.

Dalam kondisi kesurupan ini, pria tersebut merangkul anaknya dengan sangat erat. Hal ini menimbulkan ketidaknyaman terhadap koran yang kemudian merasa takut dan melambai ke wisatawan yang tengah melintas.

“Anak itu takut melihat ayahnya sudah kemasukan, dia melambaikan tangan minta tolong. Datanglah nelayan sekitar untuk membantu. Saat ada kapal lain mendekat, anak tersebut memberanikan diri melompat ke laut untuk menyelamatkan diri,” jelasnya.

Korban yang melompat ke laut kemudian diselamatkan oleh warga sekitar yang melihat kejadian tersebut. Polisi yang tiba di lokasi selanjutnya mengamankan pria tersebut.

“Setelah anak itu melompat, dia ditolong oleh warga dan nelayan. Sementara sang ayah diamankan di Polsek Galang untuk proses lebih lanjut,” jelasnya. (Nando)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |