AlurNews.com – Pemerintah daerah Kabupaten Karimun telah menyiapkan sejumlah langkah dan strategi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta kekeringan.
Penguatan atau langkah mitigasi itu diawali dengan pelaksanaan rapat koordinasi lintas instansi di Gedung Cempaka Putih, Senin (30/3/2026) siang.
Bupati Karimun, Iskandarsyah menyebut kegiatan itu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana persiapan dan kesiapan dalam menghadapi ancaman serius Karhutla dan kekeringan di wilayah Kabupaten Karimun.
Iskandarsyah mengatakan sejak Januari hingga Maret 2026 ini, terdapat peningkatan titik-titik kebakaran di Karimun. Terkhusus pada kebakaran hutan dan lahan.
“Berdasarkan pantauan, memang ada kenaikan titik di bulan Maret ini. Ini menurut kami perlu segera diantisipasi, terutama pencegahan kebakarannya,” ujar Bupati.
Ia mengakui saat ini penanganan Karhutla di Karimun masih terdapat kendala, seperti halnya kekurangan sarana dan prasarana penunjang.
“Sinergitas dan kolaborasi antara semua pihak menjadi kunci utama keberhasilan penanganan karhutla dan kekeringan ini. Kami juga meminta agar masyarakat lebih aware (peduli) dengan kondisi serta menggunakan air dengan sehemat mungkin,” ungkapnya.
Selain itu, ia mengatakan bahwa pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum juga rutin melakukan sosialisasi, patroli hingga pelatihan dasar guna meminimasilir terjadinya karhutla.
“Kami juga berencana akan melakukan salat istisqa atau salat meminta hujan agar waduk kembali terisi, kendati demikian debit air di beberapa waduk saat ini masih tergolong aman dan mampu mengaliri ke masyarakat,” ujarnya. (Andre)

12 hours ago
6


















































