Berjuang Pulang Sejak Awal Bulan, Arman : Kesialan Saya Membawa Keberuntungan

3 hours ago 4
Arman, warga Batam penumpang kapal roro ASDP di mudik Lebaran 2026. (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Arman (40) warga Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau akhirnya bisa tersenyum sumringah saat ditemui di Pelabuhan Dermaga 99 Batuampar, Rabu (18/3/2026). Bagaimana tidak, senyum pria yang merupakan pekerja di PT BSS ini lepas dikarenakan tengah menunggu waktu keberangkatan nya untuk berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman di momen Idul Fitri 2026.

Akan berangkat mudik bersama istrinya, Arman menyebut kepulangan nya di tahun ini dilakukan karena sudah tidak pulang ke kampung halaman selama 5 tahun belakangan.

“Berangkat dengan rombongan ini kalau tidak salah jadwalnya nanti jam 12 malam. Sudah lima tahun saya dan istri tidak pulang ke kampung,” jelas Arman dengan senyum yang terus menghiasi selama proses wawancara di Pelabuhan Bintang 99 Batuampar, Rabu (18/3/2026) malam.

Namun dalam wawancara tersebut, Arman menyebut senyumnya tidak menghilang dikarenakan sebelumnya Arman sudah merasa putus asa dikarenakan tidak kunjung mendapat tiket keberangkatan dengan menggunakan jasa kapal Roro di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur.

Namun rasa putus asa dan kesialan yang sempat menimpa dirinya hilang, setelah usaha terakhirnya di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur pada, Rabu (18/3/2026) siang membuahkan hasil. Arman dan istrinya secara tidak sengaja mendapatkan kesempatan untuk tetap menyebrang menuju Pelabuhan Kuala Tungkal, Jambi secara percuma.

“Saya aja gak menyangka bang akhirnya saya dan istri akhirnya bisa berangkat menuju Tembilahan. Tadi siang adalah usaha terakhir saya untuk mencari tiket, namun di pelabuhan saya tetap tidak mendapat tiket. Saat udah nyerah, tiba-tiba petugas ASDP bilang ke saya untuk coba daftar mudik gratis dengan kapal KPLP,” ujarnya.

Arman kemudian menceritakan, pengalamannya mudik pada lima tahun lalu memang membuat kurang memperhatikan mengenai perubahan sistem pembelian tiket di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur.

Dikarenakan hal ini, sejak awal bulan Maret 2026, Arman kerap mendatangi pelabuhan selepas bekerja hanya untuk menanyakan ketersediaan tiket Roro untuk kategori penumpang pejalan kaki tanpa membawa kendaraan. Tidak berhenti sampai disana, Arman juga kerap menanyakan informasi mengenai tiket ke beberapa kenalan nya yang bekerja di pelabuhan.

“Salah saya juga sebenarnya bang, karena terakhir pulang 5 tahun lalu. Saya bisa dibilang tidak tahu ada perubahan sistem pembelian tiket dari yang biasanya harus antri di loket, sekarang udah berubah online ternyata,” jelasnya sambil tertawa.

Arman sendiri juga mengaku baru mengetahui perubahan sistem pembelian tiket, dan mencoba membeli tiket sejak tanggal 15 Maret lalu. Namun usaha tersebut juga gagal, dikarenakan tiket yang dijual secara online sudah habis.

“Itulah tadi saya bilang bahwa ini usaha saya terakhir. Beruntung saya tadi diberi tahu bahwa ada program mudik gratis dengan mendaftar ke posko Kantor Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP). Dengan hanya menunjukkan kartu identitas kependudukan,” jelasnya.

* 150 Penumpang Gagal Berangkat Mudik Gratis Naik KN – Sarotama 112

Arman dan istri merupakan bagian dari 150 penumpang kategori pejalan kaki, yang sebelumnya gagal berangkat melalui pelabuhan ASDP Telaga Punggur, dan akhirnya dapat berangkat dengan program mudik gratis yang dilakukan oleh Kantor Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Tanjung Uban, Kepulauan Riau.

Pendaftaran bagi 150 orang ini dilakukan di posko KPLP sejak siang hari, dengan hanya menunjukkan kartu identitas tanpa dipungut biaya. 150 orang ini juga diberangkatkan menuju Pelabuhan Kuala Tungkal, dengan menggunakan Kapal Negara (KN) Sarotama 112.

“150 orang malam ini kita berangkatkan gratis dengan KN-Sarotama 112, mereka sebelumnya calon penumpang Roro yang gagal berangkat karena kehabisan tiket,” jelas Kepala KSOP Khusus Batam, M Takwim ditemui di Pelabuhan Bintang 99, Kamis (19/3/2026) dinihari.

Dalam program mudik gratis ini, pihaknya menyebut bekerjasama dengan pihak ASDP dan menyediakan dua unit kapal untuk program mudik gratis. Adapun kapal yang disediakan diantaranya KMP Tanjung Burang yang disiagakan di Pelabuhan Telaga Punggur dan telah melayani keberangkatan pada, Selasa (17/3/2026) lalu.

Serta KN-Sarotama 112 yang disiagakan di Pelabuhan Bintang 99 Batuampar, untuk melayani keberangkatan penumpang secara gratis pada, Kamis (19/3/2026) dinihari.

“Nanti kapal ini akan siaga di Kuala Tungkal sampai tanggal 26 Maret. Tugas mereka adalah kembali melayani penumpang pejalan kaki yang akan kembali ke Batam secara gratis,” ujarnya. (Nando)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |