Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra dalam salah satu kegiatan di Batam. Foto: Diskominfo BatamAlurNews.com – Pemerintah Kota Batam menyediakan 82 jenis pelatihan berbasis kompetensi secara gratis bagi 1.984 pekerja dan calon tenaga kerja pada 2026.
Program ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus menyiapkan tenaga kerja lokal yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Pelatihan tersebut diperuntukkan bagi pemegang KTP Kota Batam dan seluruh biayanya ditanggung melalui APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2026. Peserta tidak dikenakan biaya mulai dari proses pendaftaran hingga mengikuti pelatihan.
Baca Juga: BCA Gelar Sertifikasi Halal dan Pelatihan, Sasar 300 Pelaku UMKM
Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Batam merealisasikan program prioritas Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, khususnya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan daya saing tenaga kerja.
Dinas Tenaga Kerja Kota Batam menyiapkan pelatihan dengan bidang yang beragam, mulai dari keterampilan teknis hingga kompetensi yang mendukung sektor jasa dan industri kreatif.
Beberapa di antaranya Accounting Level 1, Ahli K3 Umum, AutoCAD, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, Desain Grafis, Digital Marketing UMKM, Editor Produk Multimedia, Electrical Technician, Fitter Pipe, Fitter Structure, Food and Beverage, Forklift, Human Capital, Jasa Boga, Web Development, Las 3G hingga 6G, Mekanik Motor Roda Dua, Menjahit, Mobile Programming, Operator Excavator, Operator Komputer, Public Speaking, Rigger, Scaffolding, Security, Tata Boga, Tata Rias, Teknisi Jaringan Komputer, Web Programming, hingga berbagai pelatihan Welder.
“Sejumlah program memiliki kriteria peserta tertentu. Pelatihan HRD Pariwisata, Ahli K3 Umum, Operator K3, Operator K3 Migas, Pengawas K3 Migas, dan Petugas K3, misalnya, mensyaratkan pendidikan minimal Diploma 3,” tulis laman resmi Media Center Pemko Batam.
Sementara itu, pelatihan Teknisi K3 Listrik mengutamakan peserta dengan latar belakang pendidikan atau kompetensi di bidang kelistrikan. Untuk pelatihan las 4G, 5G, dan 6G, peserta yang telah memiliki pengalaman sebagai Welder Dasar maupun kompetensi Las 1G, 2G, dan 3G menjadi prioritas.
Proses program dimulai dengan pendaftaran secara daring pada 9–10 Februari 2026. Peserta kemudian menjalani daftar ulang dan verifikasi data pada 11–13 Februari 2026 sesuai kelompok nomor pelatihan.
Setelah itu, peserta mengikuti seleksi berupa tes tertulis dan wawancara di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang ditunjuk Disnaker Kota Batam.
Melalui program tersebut, Pemko Batam berharap semakin banyak masyarakat memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Pelatihan juga diharapkan membuka peluang lebih luas bagi tenaga kerja lokal untuk masuk dan berkembang di tengah pertumbuhan industri Batam. (red)

9 hours ago
6
















































